Iklan

DAW Honda

Sukoy

 


Honda

 






Metland Marron Jadi Ikon Baru Wisata Tomohon, Hotel Bintang Empat Pertama Gelar Jazz Festival 2026

CitaKawanua.com
Friday, 23 October 2026, 09:03 WIB Last Updated 2026-10-23T00:03:09Z


TOMOHON|||CK – Kota Tomohon bersiap menjadi panggung pertemuan musik, keindahan alam, dan rekreasi keluarga melalui gelaran perdana Tomohon Jazz Festival 2026 pada 23–24 Oktober 2026 di Metland Marron Hotel – Taman Kelong, Tomohon, Sulawesi Utara. Menghadirkan deretan musisi nasional, festival ini diharapkan menjadi daya tarik baru yang memperkenalkan potensi pariwisata Tomohon kepada khalayak yang lebih luas.


Diinisiasi oleh Metland Marron Hotel Tomohon, festival ini mengusung konsep family friendly and kids friendly, memadukan pertunjukan musik di ruang terbuka dengan suasana piknik yang santai, udara sejuk, serta panorama alam khas Tomohon dengan latar Gunung Lokon.


Penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival 2026 sekaligus menjadi momentum peresmian Metland Marron Hotel Tomohon, hotel bintang empat pertama di Kota Tomohon yang merupakan hasil kolaborasi Karyadeka Group dan Metland Group. Hotel tersebut telah beroperasi dan siap menyambut para tamu serta wisatawan.


Selama dua hari penyelenggaraan, Tomohon Jazz Festival 2026 menghadirkan sejumlah musisi nasional, di antaranya Kahitna, Maliq & D’Essentials, Andien, Kunto Aji, Ardhito Pramono, Nadin Amizah, LS Band, Rony Parulian, Idgitaf, Wizz Baker, Ever Salikara, Donfree, Kaban, dan Jarvvv.


Tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati musik di alam terbuka, festival ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan alam, seni, budaya, dan kuliner Minahasa kepada masyarakat dari berbagai daerah.


Pada kesempatan itu, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon, Wahyu Sulistio, mengatakan Tomohon memiliki potensi wisata yang besar dan perlu terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan kreatif.


“Tomohon ini punya banyak sekali potensi wisata yang patut kita kembangkan. Metland Marron sebagai hotel bintang empat pertama di Tomohon menginisiasi penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival. Lewat Tomohon Jazz Festival, kami ingin mengenalkan Kota Tomohon melalui musik, bahasa universal yang kami yakin dapat diterima hangat oleh semua orang,” ujar Wahyu.


Senada dengan itu, Direktur Utama PT Metropolitan Karyadeka Tomohon, Anhar Sudradjat, menyampaikan bahwa kehadiran Metland Marron Hotel dan penyelenggaraan festival merupakan bagian dari kontribusi perusahaan bagi perkembangan Kota Tomohon.


“Ketika hadir di Tomohon, kami memiliki visi untuk memberikan kontribusi yang bermakna bagi kota ini. Salah satunya adalah melalui Tomohon Jazz Festival, yang kami harapkan dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dan mempopulerkan Tomohon kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Anhar.


Sementara itu, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon, Solidi Silvester Korompis, menjelaskan bahwa pemilihan Tomohon sebagai lokasi festival juga bertujuan memperluas perspektif masyarakat terhadap destinasi wisata di Sulawesi Utara.


“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat Sulawesi Utara dari perspektif yang lebih luas, tidak hanya melalui Bunaken atau Kota Manado, tetapi juga melalui keindahan alam pegunungan Tomohon serta kekayaan kuliner yang menarik untuk dieksplorasi. Inilah salah satu alasan kami memilih Tomohon sebagai lokasi penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival, sekaligus untuk memperkenalkan potensi wisata daerah ini kepada khalayak yang lebih luas,” jelas Solidi.


Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, menambahkan bahwa Tomohon Jazz Festival dirancang sebagai ruang pertemuan lintas generasi yang tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga mengangkat kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.


“Tomohon Jazz Festival hadir sebagai festival yang mengusung konsep family-friendly, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dan lintas generasi. Melalui festival musik, kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus menghadirkan ruang yang terbuka bagi siapa saja untuk datang, berkumpul, dan merasakan berbagai pengalaman yang kami tawarkan,” kata Tovic.


Ia berharap festival tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati musik sekaligus lebih dekat dengan alam dan mengenal potensi Tomohon.


Pada penyelenggaraan perdananya, Tomohon Jazz Festival turut menggandeng Djayanti Aprilia sebagai Commissioned Artist. Dikenal melalui karya visual yang penuh warna dan ekspresif, Djayanti menghadirkan karya yang turut merefleksikan identitas Kota Tomohon.


Festival ini juga berkolaborasi dengan Yayasan Masarang untuk menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati berbagai kelompok usia. Program tersebut meliputi Kumpul Bocah powered by Titik Tumbuh, lokakarya “Bloom and Create”, Jeda Tawa, Pojok Interaktif, hingga Denyut Minahasa.


Sedangkan, Ketua Badan Pengurus Yayasan Masarang, Aulia Reinozha Akbar, mengatakan penyelenggara turut menyiapkan inisiatif less waste event sebagai bentuk komitmen terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan selama festival berlangsung.


“Dalam penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival, kami telah menyiapkan inisiatif less waste event sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kami berharap festival ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama, khususnya bagi para pengunjung, agar lebih peduli terhadap sampah dengan membuangnya pada tempat yang telah disediakan serta tidak meninggalkan sampah di area festival,” ujar Aulia.


Pengalaman pengunjung juga dilengkapi dengan sesi kebugaran bersama Pilates & Yoga Manado, yakni Mat Pilates pada hari pertama dan Hatha Yoga pada hari kedua.


Bagi pencinta kuliner, program Taste of Tomohon menghadirkan kesempatan untuk mencicipi aneka sajian khas Sulawesi Utara. Sementara itu, penampilan Kolintang Ansambel akan memperkaya suasana festival melalui unsur seni dan budaya lokal.


Melalui rangkaian program tersebut, Tomohon Jazz Festival 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menawarkan pengalaman yang menggabungkan hiburan, kebugaran, seni, kuliner, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.


Lebih dari sekadar akomodasi, Metland Marron Hotel Tomohon dirancang untuk mengajak para tamu menikmati kekayaan alam, budaya, dan kuliner Minahasa.


Hotel ini berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektare dengan bangunan setinggi enam lantai. Dari total 105 kamar yang direncanakan, sebanyak 60 kamar telah beroperasi, terdiri atas tipe Lokon Suite, Deluxe Executive, dan Deluxe.


Menawarkan udara sejuk serta pemandangan Gunung Lokon dan danau, hotel ini juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa satu Lokon Ballroom dan dua Mahawu Meeting Room.


Kehadiran hotel dan penyelenggaraan Tomohon Jazz Festival diharapkan dapat memperkuat daya tarik Tomohon sebagai destinasi wisata, sekaligus memberikan pilihan pengalaman baru bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam pegunungan Sulawesi Utara.


Tiket Tomohon Jazz Festival 2026 tersedia melalui platform FASTicket. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan rangkaian kegiatan dapat diakses melalui akun Instagram resmi @tomohonjazz. (MiRa)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Metland Marron Jadi Ikon Baru Wisata Tomohon, Hotel Bintang Empat Pertama Gelar Jazz Festival 2026

Terkini

Iklan CK