![]() |
JAKARTA|||CK – Kota Tomohon kembali menunjukkan eksistensinya di panggung nasional. Kota berhawa sejuk itu mendapat kepercayaan khusus dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk berpartisipasi dalam Festival Pecinan 2026 yang digelar pada 14–17 Februari 2026 di Jakarta.
Kepercayaan tersebut diwujudkan lewat dua kali penampilan Tarian Kabasaran, tarian perang khas Minahasa yang sarat nilai sejarah dan heroisme.
Tim Kabasaran tampil pada 15 dan 16 Februari di dua panggung utama. Pada hari pertama, tim tampil di Plaza Kori Agung TMII bersama pertunjukan Barongsai, Lion Dance, Wushu Dance, serta tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara pada hari kedua, Kabasaran kembali memukau penonton di Amfiteater Panggung Budaya TMII dengan kolaborasi bersama Tari Kecak Bali.
Penampilan energik para penari dengan busana perang merah menyala, senjata tradisional, dan atribut khas Minahasa langsung menyedot perhatian pengunjung. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara berhenti menyaksikan, bahkan mengantre untuk berfoto bersama para penampil.
Selain seni tari, Tomohon juga memperkenalkan kekayaan kuliner khas daerah sebagai bagian dari promosi budaya, memberi pengalaman lengkap bagi pengunjung festival.
Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan TMII. “Terima kasih kepada TMII yang memberikan kepercayaan kepada Kota Tomohon untuk memeriahkan Festival Pecinan 2026. Ini momentum penting bagi kami untuk mempromosikan budaya Minahasa sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Tomohon kepada masyarakat Indonesia dan wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar. Ia berharap kolaborasi dengan TMII terus berlanjut sebagai sarana promosi wisata dan budaya daerah. “Kami berharap kerja sama ini berkesinambungan sehingga promosi budaya dan pariwisata, khususnya Tomohon, semakin luas melalui berbagai kegiatan TMII ke depan,” katanya.
Kehadiran langsung jajaran pemerintah daerah, termasuk Ketua TP-PKK Jeand’arc Senduk-Karundeng, Ariel WaSekretaris Daerah Edwin Roring, serta unsur DWP, turut memberi dukungan moral bagi tim penampil.
komitmen Tomohon untuk aktif mempromosikan identitas budaya Minahasa di tingkat nasional, sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata budaya di Sulawesi Utara.
(MiRa)












