![]() |
TOMOHON|||CK – Seperempat abad setelah meninggalkan bangku sekolah, ratusan alumni SMA Kristen Tomohon (SMUKERTO) angkatan 2000 bersiap kembali berkumpul dalam momen bersejarah bertajuk Silver Reunion.
Reuni akbar yang akan digelar Sabtu, 14 Februari 2025 di Taman Kelong, Kakaskasen Dua, Tomohon Utara, ini dipastikan menjadi ajang temu kangen penuh nostalgia sekaligus perayaan persahabatan yang tetap utuh meski dipisahkan waktu dan jarak.
Koordinator Tim Kerja, Wuena Pinaria, didampingi Victor Rampengan, Jannete Lontoh, dan Malvin Pandeirot mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi bentuk rasa syukur atas 25 tahun perjalanan hidup para alumni sejak kelulusan.
“Kami mengundang seluruh alumni angkatan 2000 untuk hadir dan merayakan momen langka ini bersama. Reuni ini menjadi ajang silaturahmi spesial setelah 25 tahun berpisah sejak lepas dari bangku SMA,” ujarnya.
Menurut panitia, alumni angkatan 2000 kini tersebar di berbagai daerah, baik di Sulawesi Utara, luar provinsi, hingga mancanegara. Meski demikian, antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya konfirmasi kehadiran, termasuk dari mereka yang rela pulang kampung demi menghadiri reuni.
Bagi alumni yang belum bisa hadir secara langsung, panitia juga menyiapkan fasilitas Zoom Meeting agar seluruh angkatan tetap terhubung dan merasakan kebersamaan.
Susan Posumah, Rini Lasut, dan Stonce Kapoh menambahkan, reuni ini turut mengundang mantan guru dan staf tata usaha, baik yang masih aktif maupun purna bakti. Panitia bahkan menyiapkan fasilitas transportasi khusus bagi guru yang mengalami kendala kehadiran. Rangkaian kegiatan akan diisi ibadah syukur, temu kangen, serta aksi diakonia.
Sementara itu, Chrisye Polakitan dan Vendy Kandouw menegaskan, Silver Reunion ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang mempererat kembali tali persaudaraan lintas generasi.
Angkatan 2000 sendiri memiliki keunikan tersendiri. Saat kelas 3, angkatan ini merupakan gabungan siswa kelas Binaan Khusus (Binsus) dan kelas reguler format yang tidak ditemui pada angkatan lain. Program Binsus dikenal dengan pembinaan khusus, baik di sekolah maupun asrama.
“Angkatan kami menjadi satu-satunya yang menggabungkan kelas binsus dan reguler. Sekarang malah sudah menjadi dua sekolah berbeda. Itu yang membuat angkatan 2000 punya cerita tersendiri,” tambah Wuena.
Diketahui, SMUKERTO merupakan sekolah milik Yayasan GMIM AZR Wenas dan termasuk salah satu sekolah unggulan di Sulawesi Utara dengan akreditasi A. Berbagai prestasi akademik maupun ekstrakurikuler telah ditorehkan, mulai dari siswa teladan tingkat nasional, olimpiade nasional dan internasional, hingga paskibraka tingkat nasional.
Reuni perak ini pun bukan hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga merajut kembali ikatan persaudaraan yang telah teruji oleh waktu.
(MiRa)












