![]() |
Sonder|||CK– Warga Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas dalam posisi gantung diri di sebuah bangunan kosong di kompleks pekuburan, Selasa (10/2/2026).
Penemuan mayat ini dibenarkan oleh Kapolres Tomohon melalui Kapolsek Sonder Ipda Nurhanny Montolalu kepada wartawan citakawanua.com.
Kapolsek menjelaskan, Korban diketahui bernminisial DCT alias Deril. Informasi awal diterima piket Polsek Sonder sekitar pukul 13.45 WITA dari masyarakat setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek bersama Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian.
Saksi pertama, LK alias Kevin (11), yang merupakan adik tiri korban, mengaku menemukan korban dalam kondisi sudah tergantung menggunakan tali nilon berwarna biru yang terikat pada balok plafon bangunan kosong. Tubuh korban menghadap ke arah barat. Melihat kejadian itu, saksi segera berlari memberitahukan ibunya.
Ibu korban, IK alias Ivon (48), yang tiba di lokasi tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya sudah tak bernyawa. Ia menyebutkan, sebelum kejadian korban tidak memiliki masalah keluarga maupun riwayat sakit.
Tim medis Puskesmas Sonder yang dipimpin dr. Shely Sondakh melakukan pemeriksaan luar di TKP. Hasilnya menunjukkan tanda-tanda khas gantung diri, seperti bekas jeratan tali di leher, keluarnya air liur, serta tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Medis menyimpulkan korban meninggal dunia akibat asfiksia karena gantung diri.
Pemeriksaan lanjutan oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Tomohon bersama Unit Reskrim Polsek Sonder turut menguatkan temuan tersebut. Polisi mendokumentasikan TKP, mengamankan tali nilon yang digunakan, serta melakukan identifikasi korban.
Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani administrasi penolakan visum lanjutan.
Kesimpulan sementara kepolisian, korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon yang diikat pada balok plafon bangunan.
Polsek Sonder mengimbau masyarakat yang mengalami tekanan psikologis atau masalah pribadi agar tidak ragu mencari bantuan keluarga maupun tenaga profesional.
(Red*)












