![]() |
Tomohon|||CK– Dua kecamatan di Kota Tomohon, Tomohon Selatan dan Tomohon Barat, mulai memanaskan mesin perencanaan pembangunan 2027 dengan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD. Forum ini menjadi titik krusial penentuan arah kebijakan dan daftar prioritas yang akan menentukan wajah pembangunan daerah dua tahun ke depan.
Musrenbang Tomohon Selatan dilaksanakan di Balai Kelurahan Tumatangtang Satu, sementara Tomohon Barat digelar di BPU Kelurahan Woloan Satu, Selasa (03/02).
Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jaqueline Mangulu, S.P., M.Si, menegaskan Musrenbang bukan sekadar forum seremonial, melainkan tahapan strategis untuk menjaring usulan konkret dari para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.
“Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan dan kegiatan prioritas pembangunan di tingkat kecamatan sebagai bahan pembahasan pada Musrenbang tingkat Kota Tomohon,” ujarnya.
Ia menekankan, seluruh usulan harus fokus, terukur, serta selaras dengan arah kebijakan nasional, provinsi, hingga Pemerintah Kota Tomohon agar program yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Tema pembangunan tahun 2027 sendiri mengusung “Percepatan Transformasi Pembangunan Inklusif melalui Penguatan SDM, Ekonomi Daerah, dan Ketahanan Lingkungan.” Tema ini diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Menurut Jaqueline, seluruh aspirasi masyarakat akan dikawal secara berjenjang, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota. Hasilnya kemudian dibahas dalam forum perangkat daerah pada 9–13 Februari, sebelum masuk Musrenbang tingkat Kota Tomohon yang dijadwalkan pada minggu kedua Maret 2026.
Sementara itu, Camat Tomohon Barat, John Lonta, S.Hut, menyebut Musrenbang sebagai ruang strategis untuk memastikan kebutuhan riil masyarakat benar-benar masuk dalam program pemerintah.
“Forum ini menjadi wadah merumuskan, menyepakati, serta mengawal usulan prioritas yang telah dihimpun dari Musrenbang kelurahan. Kami berharap setiap usulan mampu meningkatkan pelayanan publik dan berkelanjutan,” katanya.
Hal senada disampaikan Camat Tomohon Selatan, Robert Adwin Pelealu, ME. Ia berharap Musrenbang menghasilkan program yang tepat sasaran dan menjawab kebutuhan dasar warga.
“Kami ingin setiap usulan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi warga. Musrenbang harus melahirkan program yang realistis, prioritas, dan berdampak langsung,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Tomohon, para lurah, tokoh masyarakat, LPM kecamatan, Kapolsek, Danramil Tomohon, serta jajaran Bapelitbangda Kota Tomohon.












