Iklan

DAW Honda








Pemrov Sulut



Matangkan Program 2027, DLH Tomohon Fokus Pengendalian Sampah dan Kualitas Lingkungan

CitaKawanua.com
Thursday, 12 February 2026, 14:21 WIB Last Updated 2026-02-13T00:23:30Z




Tomohon|||CK- Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Tomohon mulai mematangkan arah pembangunan sektor lingkungan untuk tahun 2027 melalui Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah, Kamis (12/2/2026).


Kegiatan ini menjadi langkah strategis menyelaraskan program prioritas dengan visi pembangunan Kota Tomohon lima tahun ke depan.


FGD tersebut mengacu pada visi RPJMD 2025–2029, yakni Tomohon Maju, Berdaya Saing dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas, khususnya misi kedua, mewujudkan ketahanan pangan serta pembangunan yang berwawasan lingkungan.


Tujuannya jelas, menghadirkan infrastruktur kota yang terpadu, berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.


Berbagai pemangku kepentingan dilibatkan dalam forum ini, mulai dari perangkat daerah, komunitas, hingga mitra swasta, guna memastikan perencanaan lebih partisipatif dan tepat sasaran.


Seluruh usulan yang dihimpun akan diselaraskan untuk masuk dalam prioritas Musrenbang tingkat kota.


DLH menetapkan lima program utama sebagai fokus kerja 2027, yakni pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, perencanaan lingkungan hidup berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB 11 dan 13), pengelolaan keanekaragaman hayati, pengendalian bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbahnya, dan pengelolaan persampahan.


Isu persampahan menjadi sorotan utama. Berdasarkan evaluasi usulan Musrenbang di tingkat kelurahan, sebagian besar aspirasi masyarakat masih berkutat pada persoalan sampah, mulai dari armada pengangkutan hingga sistem pengelolaan.


Kepala DLH Tomohon, John Kapoh, menegaskan pihaknya terus melakukan inovasi di tengah keterbatasan sarana dan anggaran.


“Kami melihat hampir semua usulan masyarakat terkait sampah. Karena itu, pengelolaan persampahan menjadi prioritas utama. Kami terus berinovasi dan membuka kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dukungan CSR, agar pelayanan semakin optimal,” ujarnya.


Ia menambahkan, FGD ini diharapkan melahirkan gagasan konkret dan solusi aplikatif, sehingga program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas lingkungan hidup Tomohon ke depan.


“Harapan kami, masukan dari para stakeholder dapat memperkaya perencanaan. Dengan kerja bersama, Tomohon bisa menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.


(MiRa)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Matangkan Program 2027, DLH Tomohon Fokus Pengendalian Sampah dan Kualitas Lingkungan

Terkini

Iklan CK