![]() |
| Foto para mahasiswa yang diduga keracunan sementara dirawat oleh petugas medis. (Foto Ist) |
Tomohon|||CK – Sedikitnya seratus mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Fakultas Teologi diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap hidangan di Asrama Putra-Putri PPWG Kaaten, Kelurahan Matani I, Kecamatan Tomohon Tengah, pada Kamis (11/9/2025) malam.
Informasi yang dihimpun wartawan citakawanua.com dari beberapa mahasiswa, di RSU Bhetesda bahwa gejala awal berupa sakit perut dan muntah-muntah mulai dirasakan puluhan mahasiswa sekitar pukul 19.00 Wita, tak lama setelah makan malam. Menu yang disajikan sama dengan makan siang, yakni tahu tempe kecap dan sayur popcai.
Salah seorang mahasiswi, CW (17), asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut), menuturkan bahwa beberapa rekannya mulai jatuh sakit usai makan siang, lalu jumlahnya semakin bertambah setelah makan malam.
Para mahasiswa yang mengalami gejala langsung dilarikan secara bergantian ke RS Bethesda Tomohon untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan keterangan pihak pendaftaran rumah sakit, hingga malam hari jumlah mahasiswa yang dirawat mencapai sekitar kurang lebih 100 orang.
Dari pantauan wartawan media ini, terlihat para anggota Polres Tomohon telah berada di RSU Bhetesda untuk melakukan proses pengumpulan data awal terkait dugaan keracunan massal ini. Untuk proses lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan pukul 22.30 Wita, para mahasiswa yang diduga keracunan masih berdatangan dari asrama, ke RSU Bhetesda dengan diantar oleh kendaraan Fakultas Teologi UKIT.
(MiRa)












