DAW Honda


 

Iklan

Pemrov Sulut

Empat Remaja Terseret Ombak di Pantai Tuturuga, Dua Meninggal dan Satu Masih Dicari

CitaKawanua.com
Sunday, 23 August 2026, 07:08 WIB Last Updated 2026-08-22T22:08:19Z
Tim Basarnas Sementara melakukan pencarian korban (Foto Basarnas)


MINAHASA|||CK – Peristiwa tragis terjadi di Pantai Wisata Tuturuga, Desa Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sabtu (22/8/2026) sore. Empat remaja asal Kota Tomohon terseret ombak dan arus laut saat sedang mandi di kawasan pantai.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA dan dilaporkan kepada Polsek Kombi oleh pemilik Pantai Wisata Tuturuga, Hendro Pesoth.


Berdasarkan keterangan saksi Fernandito Dien (18), saat kejadian dirinya bersama para korban sedang berwisata di Pantai Tuturuga. Mereka kemudian mandi di laut sebelum diterpa ombak dan terbawa arus.


Fernandito berusaha meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar pantai. Seorang temannya, Happy Ering (18), kemudian datang membantu para korban.


Dalam upaya penyelamatan tersebut, salah satu korban sempat menarik pakaian Happy. Happy kemudian berhasil menarik korban tersebut hingga ke tepi pantai.


Namun, korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi lemas. Warga selanjutnya membawa korban ke RSU Tondano untuk mendapatkan penanganan medis.


Dalam peristiwa tersebut, empat remaja menjadi korban. Mereka masing-masing Grazely Kindangen (18), perempuan, warga Pinaras Lingkungan V, Kecamatan Tomohon Selatan, yang dinyatakan meninggal dunia.


Kemudian Chandra Pitoy (18), laki-laki, warga Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, juga dinyatakan meninggal dunia.


Sementara Micky Somba (18), perempuan, warga Pinaras Lingkungan V, Kecamatan Tomohon Selatan, masih menjalani penanganan medis di RSU Tondano.


Sedangkan Kenzi Lengkong (18), laki-laki, warga Pinaras Lingkungan IV, Kecamatan Tomohon Selatan, hingga laporan awal diterima masih dalam pencarian dan belum ditemukan.


Dari informasi sementara kepolisian, para korban diduga terseret arus setelah diterpa ombak yang cukup kuat. Kondisi tersebut diduga diperparah oleh kemampuan berenang yang terbatas.


Dua korban yang meninggal dunia diduga mengalami kelelahan dan lemas setelah tenggelam serta menelan air laut.


Polsek Kombi telah melakukan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan Basarnas untuk proses pencarian korban yang masih hilang, serta melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Minahasa.


Kepolisian juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan wisatawan ketika beraktivitas di kawasan pantai, khususnya saat kondisi cuaca dan arus laut tidak bersahabat.


Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya ketersediaan sarana keselamatan di kawasan wisata pantai, pengawasan terhadap pengunjung, serta sosialisasi mengenai kondisi cuaca dan karakteristik arus laut kepada wisatawan.


Kepolisian merekomendasikan agar pemerintah setempat bersama Bhabinkamtibmas dan pengelola objek wisata meningkatkan edukasi kepada wisatawan serta memperkuat pengawasan dan fasilitas keselamatan guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Empat Remaja Terseret Ombak di Pantai Tuturuga, Dua Meninggal dan Satu Masih Dicari

Terkini

Iklan CK