DAW Honda


 

Iklan

Pemrov Sulut

Tuntaskan Orientasi, 1.026 PPPK Tomohon Siap Wujudkan ASN Berintegritas dan BerAKHLAK

CitaKawanua.com
Wednesday, 22 July 2026, 14:17 WIB Last Updated 2026-07-22T05:17:02Z

 


Penulis: Micky Ratag 

TOMOHON|||CK— Pemerintah Kota Tomohon resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 yang diikuti 1.026 peserta, Rabu (22/7/2026), di GOR Babe Palar Tomohon. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk aparatur sipil negara (ASN) PPPK yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berkarakter sesuai nilai dasar ASN BerAKHLAK.


Mewakili Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH, Asisten Administrasi Umum Masna Pioh secara resmi menutup kegiatan tersebut.


Kepala BKPSDM Kota Tomohon, John Sonny Liuw, dalam laporannya menjelaskan bahwa orientasi PPPK diselenggarakan berdasarkan berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, serta ketentuan Lembaga Administrasi Negara (LAN) mengenai pengembangan kompetensi ASN.


Menurut Liuw, orientasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar ASN, memperkuat kompetensi, membangun sikap profesional, serta meningkatkan produktivitas, efisiensi organisasi, dan inovasi pelayanan publik.


"Orientasi ini menjadi bagian dari pengembangan kompetensi ASN agar PPPK memiliki sikap, perilaku, dan kemampuan yang sesuai dengan nilai-nilai BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif," ujarnya.


Ia menjelaskan, penyelenggaraan orientasi dilaksanakan BKPSDM Kota Tomohon bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI dengan menghadirkan narasumber dari LAN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado, Kejaksaan Negeri Tomohon, Polres Tomohon, BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tomohon.


Adapun peserta orientasi berjumlah 1.026 orang, terdiri dari 412 PPPK penuh waktu dan 614 PPPK paruh waktu. Berdasarkan jenis kelamin, peserta terdiri dari 377 laki-laki dan 649 perempuan. Sementara berdasarkan jabatan meliputi 127 tenaga guru, 36 tenaga kesehatan, dan 863 tenaga teknis.


Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Franky Tinangon, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa orientasi merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter ASN PPPK.


Ia mengatakan ASN saat ini dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, disiplin, etika birokrasi, loyalitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk transformasi digital.


"Orientasi ini adalah pondasi awal bagi PPPK untuk memahami tugas, tanggung jawab, serta membangun sikap dan perilaku sebagai ASN. Kompetensi teknis saja tidak cukup, tetapi harus dibarengi integritas, etika, loyalitas, dan karakter yang kuat," tegas Tinangon.


Menurutnya, kebijakan pengembangan ASN secara nasional diarahkan pada empat sasaran utama, yakni membangun ASN profesional, meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat integritas dan etika, serta mewujudkan birokrasi yang adaptif dan inovatif.


Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar bijak memanfaatkan media sosial dan teknologi digital.


"Kompetensi digital menjadi kebutuhan ASN saat ini. Gunakan media sosial untuk memberikan edukasi, membangun citra positif birokrasi, serta merespons aspirasi masyarakat secara santun dan bertanggung jawab," pesannya.


Dalam sambutan Wali Kota Tomohon yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Masna Pioh, ditegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kota Tomohon sangat bergantung pada kualitas aparatur pemerintah yang profesional, disiplin, inovatif, dan berintegritas


"Kota Tomohon memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian hortikultura, perdagangan, jasa, pendidikan, hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut hanya dapat berkembang apabila didukung ASN yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," katanya.


Masna mengajak seluruh PPPK untuk mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus mendukung transformasi birokrasi melalui digitalisasi pelayanan, penyederhanaan proses kerja, peningkatan kualitas administrasi, serta budaya kerja yang inovatif dan kolaboratif.


Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga integritas, disiplin, etika, serta nama baik Pemerintah Kota Tomohon, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.


"Hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang maupun tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Jadilah ASN yang terus belajar, meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi informasi, serta mampu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat," ujarnya.


Menutup sambutannya, Masna menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian orientasi.


"Selamat kepada seluruh peserta Orientasi PPPK Tahun 2026. Semoga seluruh ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat yang profesional, akuntabel, berintegritas, serta mampu mendukung terwujudnya birokrasi Pemerintah Kota Tomohon yang bersih, adaptif, dan dipercaya masyarakat," pungkasnya.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tuntaskan Orientasi, 1.026 PPPK Tomohon Siap Wujudkan ASN Berintegritas dan BerAKHLAK

Terkini

Iklan CK