DAW Honda


 

Iklan

Pemrov Sulut

KARS Bimbing RSUD Anugerah Perkuat Mutu Pelayanan Berkualitas

CitaKawanua.com
Wednesday, 15 July 2026, 22:06 WIB Last Updated 2026-07-15T20:06:29Z


Penulis: Micky Ratag 


TOMOHON|||CK – RSUD Anugerah Tomohon terus memantapkan persiapan menghadapi proses akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Sebagai bagian dari upaya mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima, rumah sakit milik Pemerintah Kota Tomohon itu mengikuti kegiatan Bimbingan Akreditasi Rumah Sakit yang dilaksanakan pada 13–15 Juli 2026 bersama tim pembimbing dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).


Kegiatan pembimbingan menghadirkan dua surveyor sekaligus pembimbing dari KARS, yakni dr. Jimmy Kalesaran, MARS dan Rumondang Panjaitan, SKp., M.Kep. Selama tiga hari, tim KARS melakukan pendampingan terhadap seluruh standar akreditasi, mulai dari tata kelola rumah sakit, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, manajemen risiko, hingga kesiapan seluruh unit pelayanan.


Pembimbingan ini menjadi tahapan penting dalam memastikan seluruh standar pelayanan kesehatan berjalan sesuai regulasi dan prinsip pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien. Selain mengevaluasi pemenuhan dokumen, tim KARS juga memberikan masukan strategis agar budaya mutu benar-benar diterapkan dalam setiap proses pelayanan di RSUD Anugerah.


Direktur BLUD RSUD Anugerah Tomohon, dr. Irene Pandeiroot, menegaskan bahwa pembimbingan akreditasi memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar memenuhi persyaratan administratif menjelang survei.


"Pembimbingan akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) bukan sekadar persiapan menghadapi penilaian formal. Proses ini merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi mutu pelayanan dan budaya keselamatan pasien yang berkelanjutan," ujar dr. Irene.


Ia menambahkan, seluruh jajaran RSUD Anugerah berkomitmen menjadikan proses pembimbingan sebagai momentum untuk memperkuat sistem pelayanan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan setiap pasien memperoleh layanan kesehatan yang aman, berkualitas, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


"Akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan instrumen untuk memastikan bahwa setiap pelayanan yang kami berikan memenuhi standar mutu nasional. Kami berharap melalui pembimbingan ini, seluruh elemen rumah sakit semakin siap mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.



Dengan pembimbingan intensif dari KARS, dr. Irene optimistis dapat kembali mempertahankan capaian tersebut pada proses akreditasi yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.


"Melalui penguatan tata kelola, peningkatan mutu pelayanan, dan penerapan budaya keselamatan pasien secara berkelanjutan, RSUD Anugerah Tomohon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, terpercaya, dan berstandar nasional bagi seluruh masyarakat." tutup dr. Irene.


Pada kesempatan itu, Tim KARS, dr. Jimmy Kalesaran, MARS, mengatakan bahwa pembimbingan merupakan bagian dari proses pendampingan agar rumah sakit semakin siap memenuhi seluruh standar akreditasi, sekaligus memastikan budaya mutu tertanam dalam setiap pelayanan.


"Akreditasi bukan hanya tentang kelengkapan dokumen atau menghadapi survei, tetapi bagaimana standar tersebut benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari. Yang paling penting adalah terciptanya budaya mutu dan keselamatan pasien yang menjadi tanggung jawab seluruh elemen rumah sakit," ujar dr. Jimmy.


Sedangkan, Rumondang Panjaitan, SKp., M.Kep., menekankan bahwa keberhasilan akreditasi sangat ditentukan oleh komitmen pimpinan dan keterlibatan seluruh sumber daya manusia di rumah sakit.


"Kami melihat RSUD Anugerah Tomohon memiliki komitmen yang baik untuk mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna. Pembimbingan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh unit sehingga setiap standar pelayanan dapat diimplementasikan secara konsisten, berkesinambungan, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien," kata Rumondang.


Ia menambahkan bahwa tujuan utama akreditasi bukanlah memperoleh sertifikat semata, melainkan memastikan masyarakat menerima pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, efektif, dan sesuai standar nasional. Dengan kesiapan yang terus dimatangkan menjelang survei akreditasi pada September 2026, RSUD Anugerah Tomohon diharapkan mampu kembali mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima.


Perlu diketahui RSUD Anugerah Tomohon pada tahun 2022 lalu berhasil meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, yang merupakan predikat tertinggi dalam sistem akreditasi rumah sakit di Indonesia.


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KARS Bimbing RSUD Anugerah Perkuat Mutu Pelayanan Berkualitas

Terkini

Iklan CK