Penulis: Micky Ratag
TOMOHON|||CK – Persiapan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 memasuki tahapan penting. Ditandai dengan ibadah mengawali pekerjaan pembuatan konstruksi kendaraan hias, Pemerintah Kota Tomohon mengajak seluruh dekorator menjadikan ajang internasional tersebut sebagai kebanggaan bersama sekaligus momentum menampilkan karya terbaik yang akan menjadi wajah Kota Tomohon di mata dunia.
Ibadah yang digelar di Show Window Kakaskasen, Kamis (30/7/2026) dipimpin oleh Pdt. Jemmy Parengkuan, M.Th, selaku Ketua BPMJ GMIM Kakaskasen Bait'el dan Pendeta Michael Runtu, S.Th.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH menegaskan bahwa TIFF bukan lagi sekadar agenda Pemerintah Kota Tomohon, tetapi telah menjadi milik seluruh masyarakat.
"Kalau sekarang dekorator sudah sekitar 30 peserta, ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Dulu hanya sekitar 25. Artinya semakin banyak yang ingin menjadi bagian dari TIFF. Ini bukan lagi hanya event pemerintah atau panitia, tetapi sudah menjadi milik masyarakat Tomohon," ujar Caroll.
Ia meminta seluruh dekorator bekerja secara maksimal karena hasil karya mereka akan menjadi representasi Kota Tomohon di hadapan wisatawan, tamu, dan dewan juri dari berbagai daerah hingga mancanegara.
"Saya minta semua dekorator bekerja dengan sungguh-sungguh. Jangan asal selesai, tetapi hasilnya harus sesuai desain dan berkualitas. Jangan sampai pekerjaan yang tidak maksimal justru merusak nama dekorator, nama pemerintah, maupun nama Kota Tomohon," tegasnya.
Menurut Caroll, kualitas kendaraan hias akan menjadi perhatian utama karena dinilai oleh juri profesional. Oleh sebab itu, setiap dekorator harus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kreativitas terbaik.
"Ini hanya satu kali dalam setahun. Jangan hanya berpikir mencari keuntungan, tetapi bangun reputasi yang baik. Kalau hasilnya bagus, tentu akan membuka peluang pekerjaan yang lebih besar di kemudian hari," katanya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa penyelenggaraan TIFF selama ini telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
"TIFF sudah memasuki pelaksanaan ke-14 dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Banyak sektor bergerak, mulai dari UMKM, transportasi, perhotelan hingga pelaku usaha lainnya. Dampaknya nyata dan harus terus kita jaga bersama," ungkapnya.
Caroll turut mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, dan keindahan Kota Tomohon selama pelaksanaan TIFF 2026.
"Sebagai tuan rumah, mari kita sambut para tamu dengan memberikan kesan terbaik. Kebersihan, kerapian, keamanan, dan keindahan kota menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, masyarakat, hingga para lurah harus bersinergi agar TIFF tahun ini berlangsung lebih sukses," tandasnya.
Menutup sambutannya, Caroll berharap seluruh rangkaian pekerjaan pembuatan kendaraan hias berjalan lancar hingga puncak pelaksanaan TIFF 2026.
"Saya mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh dekorator. Kiranya Tuhan memberkati setiap proses pekerjaan sehingga menghasilkan karya terbaik yang membawa kebanggaan bagi Kota Tomohon dan kemuliaan bagi nama Tuhan," pungkasnya.
Hadir pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, SE, M.I.Kom, Ketua TP-PKK Kota Tomohon Jeand'Arc Senduk-Karundeng, Ketua Umum Panitia TIFF 2026 Levita Supit, SH, MH, jajaran Pemerintah Kota Tomohon, para dekorator kendaraan hias, serta tamu undangan lainnya.





