DAW Honda


 

Iklan

Pemrov Sulut

Pokja PWI Manado Resmi Dilantik, Sintya Dorong Wartawan Jaga Integritas dan Profesionalisme

CitaKawanua.com
Thursday, 11 June 2026, 22:18 WIB Last Updated 2026-06-11T13:18:38Z

 


MANADO|||CitaKawanua — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara, Sintya Bojoh, resmi melantik jajaran Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kota Manado dalam seremoni yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Manado, Kamis (11/6/2026).


Pelantikan tersebut menjadi momentum penegasan peran pers sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kualitas kontrol sosial secara profesional dan bertanggung jawab.


Dalam sambutannya, Sintya Bojoh mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi, profesionalisme wartawan, serta integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.


Ia menegaskan, pengurus Pokja PWI Manado yang dipimpin Ketua Arsenius Hut Kamrin Tawi harus mampu menjadi contoh dalam penerapan kode etik jurnalistik dan menjaga kredibilitas profesi wartawan.


“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi amanah besar untuk menjaga marwah pers dengan mengedepankan profesionalisme dan kode etik jurnalistik,” tegas Sintya.


Menurutnya, posisi Kota Manado sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara menjadikan dinamika informasi di daerah ini sangat strategis dan berpengaruh terhadap opini publik. Karena itu, keberadaan Pokja PWI Manado dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pemberitaan.


Sintya juga menjelaskan bahwa pembentukan Pokja di Kota Manado merupakan bagian dari mekanisme organisasi PWI, di mana pada tingkat ibu kota provinsi tidak dibentuk pengurus cabang, melainkan kelompok kerja yang berada langsung di bawah koordinasi PWI provinsi.


Dalam arahannya, Sintya menyampaikan tiga poin penting kepada pengurus yang baru dilantik.


Pertama, menjaga kekompakan dan soliditas organisasi sebagai fondasi utama menjalankan program kerja. Kedua, meningkatkan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pelatihan jurnalistik, dan penguatan kapasitas di era digital yang rawan hoaks serta disinformasi.


Ketiga, menjadikan PWI sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat tanpa kehilangan independensi pers.


“Kita bukan corong pemerintah, tetapi juga bukan pihak yang selalu berseberangan. Pers harus hadir sebagai mitra kritis yang mampu memberikan kontrol sosial secara konstruktif demi kemajuan daerah,” ujarnya.


Di akhir sambutan, Sintya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado atas dukungan terhadap insan pers dan kegiatan organisasi kewartawanan di Sulawesi Utara.


Ia berharap sinergi antara PWI dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mendorong literasi publik, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta mendukung pembangunan daerah yang transparan dan partisipatif.


Pelantikan Pokja PWI Manado ini diharapkan menjadi energi baru bagi insan pers untuk terus menjaga independensi, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap media. (Red**)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pokja PWI Manado Resmi Dilantik, Sintya Dorong Wartawan Jaga Integritas dan Profesionalisme

Terkini

Iklan CK