![]() |
SANGIHE|||CK— Instruksi tegas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memberantas pertambangan ilegal tampaknya tak sepenuhnya diindahkan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Hingga kini, aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dilaporkan masih berlangsung secara terbuka dan masif.
Yang lebih mencengangkan, dari informasi yang dihimpun media ini, ayah dari seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berasal dari Partai NasDem diduga berperan sebagai cukong atau pemodal utama dalam jaringan PETI tersebut.
Dugaan ini memunculkan pertanyaan serius soal keberanian aparat penegak hukum dalam menindak praktik ilegal yang diduga melibatkan keluarga elite politik daerah.
Sejumlah sumber menyebutkan, aktivitas PETI tersebut berjalan nyaris tanpa hambatan, seolah memiliki perlindungan kuat. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk pembangkangan terhadap komitmen nasional pemberantasan tambang ilegal yang berulang kali ditegaskan Presiden Prabowo.
“Kalau rakyat kecil langsung ditindak, tapi yang diduga punya hubungan dengan kekuasaan dibiarkan, ini preseden buruk bagi penegakan hukum. Instruksi Presiden seperti dianggap angin lalu,” kata Charles Sambelorang, salah satu warga Sangihe.
Aktivitas PETI tidak hanya merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga, tetapi juga menyebabkan kebocoran pendapatan negara. Masyarakat menilai pembiaran yang terjadi mencerminkan lemahnya keberanian negara menghadapi oligarki tambang di daerah.
Publik kini menanti langkah konkret aparat penegak hukum dan pemerintah pusat untuk membuktikan bahwa hukum tidak tunduk pada kekuatan politik maupun kedekatan dengan elite partai. Penegakan hukum yang tebang pilih dikhawatirkan akan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap agenda besar pemerintahan Prabowo dalam menertibkan sektor pertambangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak oknum legislator Partai NasDem yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi. Aparat penegak hukum setempat juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatan keluarga pejabat dalam aktivitas PETI di Sangihe.












