![]() |
Tomohon|||CK — Kebakaran menghanguskan bangunan Gereja Katolik Stasi Santa Maria Pinaras, Paroki Bunda Hati Kudus Woloan, di Kelurahan Pinaras Lingkungan 5, pada Kamis (2/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.
Api cepat membesar dan meludeskan gedung gereja permanen berukuran sekitar 10 x 15 meter.
Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tomohon pada pukul 02.05 WITA. Tim Damkar tiba di lokasi tujuh menit kemudian, tepatnya pukul 02.12 WITA, dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Untuk mengendalikan api, Damkar Tomohon mengerahkan tiga unit armada yang diperkuat dua unit mobil pemadam milik Pertamina.
Satu regu personel turun ke lokasi dan bekerja hampir satu setengah jam hingga api berhasil dipadamkan total pada pukul 03.45 WITA.
Kabid Damkar Kota Tomohon, John Tamboto, mengakui Camat Tomohon Selatan tercatat sebagai pihak yang pertama kali melaporkan kejadian ini. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Nilai kerugian material belum dapat dipastikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini." kata Tamboto.
Tamboto mengapresiasi laporan cepat pemerintah Kelurahan serta dukungan warga sekitar. Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengimbau warga untuk memastikan instalasi listrik aman, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan informasi sangat menentukan keberhasilan penanganan,” ujar Tamboto.
Ia menambahkan, Damkar Tomohon siap siaga 24 jam, namun pencegahan tetap menjadi langkah paling utama.
Sementara itu perlu diketahui Gereja Santa Maria Pinaras diketahui berada dalam wilayah pelayanan Paroki Bunda Hati Kudus Woloan. Pastor Paroki Bunda Hati Kudus Woloan, Romo Novi Tuju MSC, belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan resmi terkait kejadian tersebut.
(MiRa)












