![]() |
TOMOHON|||CK— SPPG Kolongan Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, di bawah Yayasan Bhakti Lombo Sejahtera dan dipimpin Davis Sumanti, ST, resmi beroperasi pada Sabtu (22/11/25). Peresmian ini menandai dimulainya distribusi makanan bergizi bagi peserta didik TK, PAUD, SD, SMP, SMA, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dalam pengukuhannya, Davis Sumanti, ST menegaskan bahwa seluruh proses produksi dan distribusi akan mengutamakan mutu dan keamanan pangan.
“Kami ingin memastikan seluruh makanan yang dikirim mulai dari untuk siswa TK hingga SMA, juga ibu hamil dan balita benar-benar aman, segar, dan bergizi. Tidak boleh ada keterlambatan atau makanan basi. Itu komitmen kami,” tegasnya.
Pada tahap awal, Sumanti mengakui distribusi akan menjangkau delapan sekolah sebelum diperluas bertahap. Sekitar 1.000 penerima menjadi sasaran awal program, dan jumlahnya akan meningkat pada minggu kedua sesuai kesiapan SPG-SPG yang ada.
SPPG Kolongan Satu memastikan seluruh bahan baku telah memenuhi standar tinggi. Proses produksi dilakukan dengan melibatkan ahli gizi serta pengawasan ketat dari pihak pengelola.
“Standar mutu, kebersihan, hingga kualitas bahan makanan benar-benar diperhatikan. Kami ingin anak-anak kita menerima asupan terbaik menuju Indonesia Emas 2045.” kata suami tercinta dari Ivon Limbat.
Sumanti juga mengungkapkan bahwa investasi yang digelontorkan tidak kecil. Peralatan dan bahan makanan yang digunakan harus melalui seleksi ketat sehingga menuntut biaya besar.
“Ini bukan investasi biasa. Banyak bahan yang digunakan adalah produk bermutu tinggi. Namun kami memilih berinvestasi untuk mendukung program pemerintah dan memenuhi hak warga mendapatkan gizi layak,” jelasnya.
Operasional fasilitas ini turut membuka peluang ekonomi lokal. Sebanyak 47 tenaga kerja baru direkrut, memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Dengan standar mutu yang ketat dan komitmen kuat terhadap pelayanan, SPPG Kolongan Satu digadang menjadi mitra strategis dalam penguatan gizi masyarakat Tomohon, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai generasi masa depan. (MiRa)











