Iklan

DAW Honda

Sukoy

 


Honda

 






Inovasi SOHIB John Kapoh, Sampah Organik Tomohon Disulap Jadi Pupuk Bernilai Ekonomi

CitaKawanua.com
Saturday, 31 October 2026, 14:06 WIB Last Updated 2026-10-31T05:06:56Z


TOMOHON|||CK- Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menghadirkan inovasi SOHIB (Transformasi Sampah Organik melalui Hilirisasi untuk Pertanian Berkelanjutan).


Kepala DLH Kota Tomohon John E. S. Kapoh, SS, M.Si mengakui, Inovasi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pengolahan dan hilirisasi sampah organik agar memiliki nilai manfaat sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.


Melalui SOHIB, Lanjut Kapoh, sampah organik yang bersumber dari aktivitas pasar akan dikelola secara lebih terarah, mulai dari pengumpulan, penimbangan, pengangkutan hingga proses pengolahan menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti kompos, pupuk organik cair, dan eco enzyme. Produk-produk tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan sektor pertanian.


Pelaksanaan program ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Perumda Pasar, Dinas Pertanian, serta pihak pengelola pusat pengolahan sampah organik.


“Melalui SOHIB, kami ingin membangun cara pandang baru bahwa sampah bukan semata-mata masalah lingkungan, tetapi merupakan sumber daya yang dapat memberikan manfaat dan nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik,” terang Kapoh, sebagai peserta Diklat PKN Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.


Lebih dari sekadar proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, SOHIB diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan.


Inovasi ini juga diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), mendorong penerapan ekonomi sirkular, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan sektor pertanian.


“Harapan kami, inovasi ini dapat terus berkembang melalui kerja sama berbagai pihak, sehingga sampah organik yang sebelumnya menjadi beban lingkungan dapat bertransformasi menjadi sumber daya yang mendukung pertanian berkelanjutan, sejalan dengan identitas Tomohon sebagai Kota Bunga,” Harap Kapoh.


Melalui inovasi ini, DLH berupaya mendorong pengelolaan sampah organik yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi pertanian dan masyarakat secara berkelanjutan. (MiRa)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Inovasi SOHIB John Kapoh, Sampah Organik Tomohon Disulap Jadi Pupuk Bernilai Ekonomi

Terkini

Iklan CK