![]() |
TOMOHON|||CK – Ada pemandangan berbeda mewarnai Kota Tomohon sehari setelah kemeriahan Tournament of Flowers (TOF) dalam Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 berakhir.
Sejumlah Sahabat Osco secara sukarela turun langsung menurunkan baliho Osco Olfriady Letunggamu yang terpasang selama pelaksanaan TIFF 2026. Tak berhenti sampai di situ, mereka juga membersihkan lokasi pemasangan dan merapikan lingkungan di sekitarnya.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk persahabatan, persaudaraan sekaligus ungkapan terima kasih kepada Osco yang telah ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan TIFF 2026.
Yang menarik, Sahabat Osco tidak hanya mencopot baliho, tetapi memastikan lokasi yang sebelumnya digunakan kembali dalam kondisi bersih dan tertata. Rumput di sekitar lokasi turut dirapikan sehingga tidak meninggalkan sampah maupun material bekas pemasangan.
Langkah sederhana ini menjadi pesan penting bahwa pemasangan alat peraga atau baliho setelah sebuah kegiatan selesai juga harus diikuti dengan tanggung jawab untuk menurunkannya kembali.
Selama ini, penertiban baliho yang telah selesai masa penggunaannya kerap menjadi bagian dari tugas pemerintah daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja. Namun, kali ini pihak yang memasang bersama para sahabatnya justru mengambil inisiatif untuk menurunkan dan membersihkan sendiri.
Bagi Sahabat Osco, dukungan tidak berhenti pada saat sebuah kegiatan berlangsung. Dukungan juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab setelah kegiatan selesai.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan dukungan juga harus disertai tanggung jawab. Setelah kegiatan selesai, baliho diturunkan dan lokasi dibersihkan. Ini hal sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa menjadi contoh positif,” ungkap salah seorang Sahabat Osco.
Menurut mereka, kebersamaan yang terbangun selama TIFF 2026 bukan sekadar soal baliho maupun kegiatan seremonial. Di dalamnya terdapat nilai persahabatan, persaudaraan, kepedulian terhadap lingkungan dan rasa memiliki terhadap Sulawesi Utara.
Mereka juga berharap Osco Olfriady Letunggamu terus memberikan waktu, pemikiran, pengalaman dan jejaring yang dimilikinya untuk mendukung kemajuan daerah.
“Osco adalah salah satu aset Sulawesi Utara. Kami berharap sosok seperti Osco terus hadir dan memberikan kontribusi bagi daerah. Kedekatannya dengan masyarakat, pengalaman yang luas serta jejaring yang dimiliki menjadi modal untuk ikut mendorong kemajuan Sulawesi Utara,” tambahnya.
Dari aksi sederhana menurunkan baliho dan membersihkan lingkungan, Sahabat Osco ingin membangun sebuah kebiasaan baru: setiap dukungan harus diikuti dengan tanggung jawab.
Sebuah langkah kecil dari Tomohon yang diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat, komunitas maupun pihak-pihak lain di Sulawesi Utara. (Red**)





