
TOMOHON|||CK– Eco Trail Run 2026, salah satu side event Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, sukses digelar dengan menggabungkan olahraga, pariwisata, serta edukasi mengenai potensi energi bersih di Kota Tomohon.
Sebanyak 300 peserta ambil bagian dalam ajang lari lintas alam yang menawarkan pengalaman berbeda dengan menyusuri sejumlah kawasan wisata dan panorama alam Tomohon.
Kegiatan ini mengambil titik start di Ta’Lun Cafe dan finish di Kantor Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong, Lansot).
Para peserta menempuh rute yang cukup menantang, dimulai dari Ta’Lun Cafe menuju Gunung Tampusu, Pangolombian, kawasan Danau Pangolombian, Tondangow, Danau Linow, Puncak Tulangkow, Tumatangtang, Uluindano, hingga garis finis di Kantor PGE Lahendong, Lansot.
Eco Trail Run 2026 dilepas langsung Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, didampingi Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Ahmad Yani dan Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit Ginting.
Usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Ahmad Yani menegaskan bahwa keterlibatan PGE dalam TIFF 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Tomohon, khususnya dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah.
“Ini merupakan dukungan kami dalam rangka event Tomohon International Flower Festival. Pertamina menjadi salah satu sponsor utama untuk kegiatan ini, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah,” ujar Ahmad Yani.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui Eco Trail Run, tetapi juga dalam berbagai rangkaian kegiatan TIFF 2026 lainnya.
“Kita berharap dapat terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pariwisata di Tomohon, sehingga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan semakin berkembangnya pariwisata, pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon juga semakin baik,” katanya.
Lebih jauh, Ahmad Yani menyebut Eco Trail Run memiliki nilai strategis karena tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi sekaligus membawa masyarakat dan peserta untuk menikmati langsung kekayaan alam Tomohon.
“Salah satu dampak positif dari kegiatan ini adalah kita membawa masyarakat untuk melihat keindahan alam Kota Tomohon, sekaligus melihat bagaimana ada energi bersih, energi geothermal yang berada tepat di bawah kaki kita,” ungkapnya.
Ia menilai kegiatan seperti Eco Trail Run menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mendekatkan potensi energi panas bumi (geothermal) kepada masyarakat.
“Ini menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi energi yang ada di Kota Tomohon, sehingga energi panas bumi bisa semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat,” jelas Ahmad Yani.
Ahmad Yani berharap potensi panas bumi di Tomohon dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Harapannya ke depan energi panas bumi ini terus tumbuh dan berkembang, sehingga kita dapat memaksimalkan pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” tandasnya.
Ia mengakui Eco Trail Run TIFF 2026 pun tidak sekadar menjadi perlombaan lari, tetapi menjadi etalase yang mempertemukan olahraga, keindahan alam, pariwisata, serta kampanye energi bersih dalam satu rangkaian kegiatan.
Persaingan peserta berlangsung ketat hingga garis finis. Berdasarkan hasil perlombaan, berikut para peserta yang berhasil masuk dalam jajaran lima besar masing-masing kategori:
Juara Putra:
Juara I: Nomor 044 – Fancy Surapati
Juara II: Nomor 174 – Pasco Karinda
Juara III: Nomor 062 – Herland Kaego
Juara IV: Nomor 220 – Maifec Paugeman
Juara V: Nomor 063 – Heru Setiawan
Juara Putri:
Juara I: Nomor 020 – April Seroy
Juara II: Nomor 257 – Kristi Towa
Juara III: Nomor 258 – Katrina Binageng
Juara IV: Nomor 237 – Ribka
Juara V: Nomor 240 – Kristi Ruata




