Penulis: Micky Ratag
Tomohon|||CK- Pemerintah Kota Tomohon terus mematangkan langkah dalam pengisian jabatan yang masih kosong di lingkungan pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Coaching Clinic bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia yang dilaksanakan secara virtual dari Command Center Pemerintah Kota Tomohon, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE., ME., didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Tomohon Masna J.M. Pioh, S.Sos., serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tomohon Johnson Liuw, S.Pi.
Dalam kegiatan itu, BKN RI memberikan pendampingan kepada Komite Talenta Pemerintah Kota Tomohon terkait mekanisme pengisian jabatan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Coaching Clinic menghadirkan narasumber Eva dan Widya dari BKN RI.
BKN menegaskan bahwa pengisian jabatan yang masih kosong harus diawali melalui mekanisme rotasi dan mutasi pejabat, baik pada Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Jabatan Administrator, maupun Jabatan Pengawas, sebelum dilakukan langkah-langkah pengisian lainnya.
Selain itu, BKN juga mengingatkan bahwa pengisian jabatan JPT, Administrator, dan Jabatan Pengawas pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Sementara itu, untuk pengisian jabatan Inspektur cukup melalui rekomendasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring mengatakan, pendampingan dari BKN menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses pengisian jabatan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi.
"Kami menyambut baik arahan dan pendampingan dari BKN RI. Seluruh tahapan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon akan dilaksanakan dengan berpedoman pada ketentuan peraturan yang berlaku. Dengan demikian, setiap proses dapat berjalan secara objektif, akuntabel, dan menghasilkan aparatur yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi," ujar Roring.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen memperkuat manajemen talenta dan tata kelola kepegawaian agar mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pencapaian program-program pembangunan daerah.





